Catatan Sejarah Luar Biasa ! Edvan Muhammad Kautsar Motivator Termuda Se Asia

Edvan Muhammad Kautsar - Setelah sebelumnya, kita belajar dari kesuksesan Setia Furqon Kholid. Motivator termuda se Asia tenggara. Maka pada kesempatan kali ini, kita akan kembali belajar, dengan motivator termuda se Asia.
Indonesia patut bangga, karena prestasi dan gelar kehormatan sebagai motivator termuda tingkat Asia ini, di raih oleh salah satu putra terbaik bangsa, dialah Edvan Muhammad Kautsar.
Edvan Muhammad Kautsar Memulai Kariernya Sejak Berusia 14 Tahun
Mengetahui sejarah karier Edvan Muhammad Kautsar, akan membuat siapa saja termotivasi. Khususnya mereka-mereka yang masih berusia beli, seperti anak-anak sekolah SMP dan SMA.
Hal ini dikarenakan, pria yang lahir pada tahun 1993 di Tasikmalaya Jawa Barat tersebut, memulai kariernya sejak kelas 2 SMP, yaitu saat dia baru berusia 14 tahun. Saat pertama kali dirinya membuka kelas motivasi, yang dilakukannya adalah mengundang teman-teman di sekolahnya, mulai dari teman-teman seangkatan, adik kelas, hingga kakak kelasnya.
Hanya butuh waktu setahun, untuk publik mengakui kepandaian Edvan Muhammad Kautsar dalam memotivasi. Hal ini dibuktikan dengan prestasi Evan diusianya yang baru 15 tahun, sudah mampu memberikan seminar kepada 300 orang guru, se Priangan Timur.
![]() |
| Edvan Muhammad Kautsar Motivator Termuda Se Asia |
Hingga akhirnya setelah itu, Edvan pun mulai dipercaya publik untuk mengisi acar seminar dan motivasi. Berbagai perusahaan, Organisasi pemerintahan, dunia pendidikan dan lainnya. Mengundang ia untuk menjadi motivator di tempatnya.
Prestasi Edvan Muhammad Kautsar dibidang motivator terus meroket. Dirinya telah memimpin lebih dari 300 training dan seminar di Indonesia dan luar negeri seperti, Singapore, Malaysia, Dubai bahkan Madinah. Prestasinya di bidang motivator, telah membawanya pada sebuah prestasi gemilang. Tepatnya pada tahun 2012, dirinya dinobatkan sebagai The Youngest Motivator of Asia (Motivator Termuda Se-Asia).
![]() |
| Buku karya Edvan Muhammad Kautsar |
Selain sebagai motivator, publik juga mengenal Edvan Muhammad Kautsar sebagai pengusaha dan penulis buku sukses. Diantara buku-bukunya yang telah berhasil dibuatnya antara lain adalah, Dreams Come True, Be A Passion Preneur, dan Bahagia Bekerja, Bekerja Bahagia.
Sementara perannya sebagai seorang pengusaha, Evan di usianya yang sangat muda juga telah berhasil mengukir berbagai prestasi. Diantaranya sebagai owner dari usaha kuliner, Kautsar Managemant. Owner Kautsar Dimsun, dan Direktur Golden Indonesian Dream Entrepreuner.
Membahas prestasi yang telah diraih motivator termuda tingkat Asia ini, sepertinya takan ada habisnya. Bahkan di tahun 2011 untuk urusan seni peran pun selain ikut bermain, dirinya juga pernah menjadi produser sekaligus pemeran utama, dalam filmnya "Langkah" karya Abieyana, Laskar Art dan Ada Production.
Sebelum menjadi produser dirinya pun telah menjadi salah satu pemain, di film "Kentut," karya Dedy Mizwar (Citra Sinema-2011). Salah satu aktor "Tendangan dari Langit," karya Hanung Bramantyo (Sinemart-2011).
Selain itu dirinya juga mengajar sebagai dosen pendidikan karakter, di beberapa perguruan tinggi di Jakarta.
Bahkan hampir tiap bulannya, Edvan harus mengisi berbagai program di radio seperti,Setiap bulan,Yok Kite Bisnis di 106,2FM BensRadio Jakarta, program galeri Muda Dakta di Radio Dakta FM Bekasi.
Selain sering diundang untuk mengisi acara di berbagai radio, Edvan Muhammad Kautsar juga kerap mengisi di acara televisi nasional seperti, RCTI, MNC TV, Radar TV, DnK TV dan TvOne.
Semangat dan Motivasi Luar Biasa dari Sejarah Kesuksesan Edvan Muhammad Kautsar

Berbagai kesuksesan yang telah diraih oleh Muhammad Kautsar, telah membuktikan kepada kita bahwa kesuksesan tidak dikarenakan umur, orangtua, sekolah, ras, warna kulit dan suku, namun sukes adalah hak siapa saja yang mau meraihnya.
Edvan telah membuktikan bahwa modal utama usaha itu bukan uang, dirinya bersama teamnya telahmampu membangun sebuah management, yang membawahi berbagai usaha dari berbagai bidang dengan modal nol rupiah. Edvan hanya mengandalkan modal yang diberikan oleh Tuhan, seperti anggota badan, otak, dan berbagai keterampilan yang dimilikinya.
Hingga akhirnya selain menjadi motivator, dirinya juga memiliki beberapa perusahaan seperti lembaga training motivasi Kautsar Management, kuliner Kautsar Dimsum, Travel Ymroh dan haji Plus serta bervagai perusahaan lainnya pada bidang property dan perkebunan.
Seperti kita tahu bersama bahwa Edvan Muhammad Kautsar memulai kariernya pada usia 14 tahun, saat itu dirinya masih duduk di bangku kelas 2 SMP. Sementara setelah usianya menginjak 16 tahun dirinya pun bergabung dengan bisnis MLM (Multi Level Marketing). Dibidang marketing pun dia cukup sukses, terbukti disetiap minggunya Edvan selalu berhasil mendapat passive income.
Namun karena dirinya merasa pekerjaan itu tidak adil, terutama karena merasa merugikian downlinenya, maka dia pun berhenti dari pekerjaan tersebut.
Gagal dalam Bisnis Batu Bara
Keluar dari bisnis mlm membawanya pada usaha batu bara di Sintang Kalimantan Barat, dimana saat itu usia Edvan sudah menginjak usia 17 tahun. Saat itu dirinya berbisnis dengan menjadi perantara menjual lahan batu bara. Dalam bisnis ini dirinya mengalami kegagalan dan rugi secara financial. Namun demikian dia tetap kuat menjalani itu semua.
Baginya kerugian tersebut, memeiliki sudut keuntungan tersendiri, terutama tentang ilmu, pengalaman, dan pengetahuan tentang usaha.
Setelah mengalami kegagalan dalam bisnis batubara, Edvan pun mulai memiliki berbagai pebisnis batu bara, seperti Helmi Yahya, Tanri Abeng, Teddy Snada dan lainnya. Dengan kenalan-kenalannya itulah akhirnya Evan banyak belajar tentang bisnis batu bara.
Menjadi Produser Film di Usia 17 Tahun

Kegagalannya pada bisnis batu bara tak membuat hidup Evan penuh pesimis, apalagi menyerah dalam berusaha. Disela-sela kesibukannya memberikan training dan seminar, Evan pun mencoba untuk ikut bermain seni peran. Dimana kalau itu dirinya berhasil menjadi salah satu aktor dalam film pertamanya, yang berjudul Kentut karya Deddy Mizwar.
Ambisi Evan yang begitu tinggi untuk menjadi pemeran utama dalam film ternyata tidak terlaksana dalam film pertamanya. Hingga akhirnya mencoba kembali ikut audisi tendangan dari langit, dan berhasil menjadi finalis hingga bisa terlibat main dalam filmnya. Namun keinginanya untuk menjadi pemeran utama, dalam film ini pun tak juga terlaksana.
Akhirnya untuk mewujudkan mimpinya itu, Edvan pun memberanikan diri untuk menjadi seorang produser. Bermodalkan uang yang dikumpulkannya dari hasil mengisi training, Edvan pun mencari sutradara, kameramen, dan kru film. Hingga akhirnya di usianya yang baru 17 tahun Edvan pun berhasil membuat Production House, dan Edvanlah yang bertindak sebagai prosusernya. Dengan posisinya sebagai produser, maka cita-cita Edvan untuk menjadi pemeran utama dalam sebuah film akhirnya juga tercapai.
Sejarah Edvan Muhammad Kautsar, dari Tidak Punya Rumah, Sering Tidur di Masjid Hingga Menjadi Owner dan Direkur PT. Ide Emas Gemilang
Menyadari bermain film dan produser bukan bagian dari pasionnya, akhirnya Edvan memutuskan berhenti dari pekerjaannya tersebut, dan kembali hanya fokus pada training dan motivator.
Masa-masa sulit Edan dan keluarga pun dirasakan setelah mengambil keputusannya itu, terlebih saat itu keuangan keluarganya sedang tidak membaik. Padahal saat itu, tepatnya tahun 2011 Edvan pun lulus dari SMA dan harus meneruskan ke perguruan tinggi.
Dengan keadaan yang demikian, Edvan pun memutuskan untuk mencari kampus yang paling murah di Jakarta, dan akhirnya berjodoh dengan Fakultas Komunikasi UIN.
Saking terpuruknya keadaan ekonomi keluarga saat itu, dimuali dari semester-semester awal kuliah Edvan pun tak memiliki rumah untuk di tinggali, uang, apalagi kendaraan. Oleh karena itu untuk kebutuhan tempat tinggal, ia sering menggunakan masjid atau pundah-pindah ikut kosan teman.
Dalam keterpurukan tersebut dirinya terus berusaha untuk tetap bisa membiayai hidup dan kuliahnya. Dengan bermodalkan kemampuannya dalam mengisi training dan motivator, akhirnya tercetuslah sebuah ide untuk membuat komunitas usaha yang ia beri nama golden ide.
Dengan penuh semangat dan terus berusaha mengumpulkan modal melalui, kegiatan training dan seminarnya maka setelah komunitas tersebut berhasil dibuat. Akhirnya tak lama setelah itu, berdirilah PT. Ide Emas Gemilang (Golden Ide Corporation). Dimana dalam usianya yang baru menginjak 18 tahun, Edvan sudah menjadi owner dan direktur pada perusahan dengan produk andalan Echating dan ecc tersebut.
ECC sendiri berarti Entrepreneur Character Consulting, dimana dalam bidang ini Edvan menawarkan program ekskul ke berbagai peguruan tinggi, dengan mengajar bidang entrepreneurship dan karakter. Hingga akhirnya selain jadi owner dan direktur, diusianya yang baru 18 tahun Edvan pun berhasil menjadi dosen di beberapa kampus di Jakarta. Padahal saat itu dirinya juga merupakan mahasiswa semester 4 UIN Jakarta.
Akhirnya tak lebih dari satu tahun, usaha Edvan pun membuahkan hasil. Tanpa bantuan dari orangtua dan siapapun, dirinya telah mampu membeli sebuah rumah, motor bahkan mobil.
Kembali Mengalami Kebangkrutan Edvan Muhammad Kautsar Mencoba Bisnis Umroh & Kuliner
Rupanya Tuhan masih ingin menempa kekuatan mental dan jiwa kemandirian Edvan. Hal ini dikarenakan kesuksesan yang telah di raihnya raib semua hanya dalam hitungan bulan. Enam usaha yang digelutinya bangkrut, dan mengalami kerugian yang sangat besar. Hingga akhirnya rumahnya pun di sita, mobilnya di ambil leasing, dan keadaannya telah membawanya kembali ke kondisi nol.
Pada usianya yang menginjak kepala dua, pada tahun 2013 Edvan pun diangkat menjadi leader umroh di sebuah perusahaan travel umroh. Dalam pekerjaannya tersebut ia sangat berharapo agar Tuhan mengizinkan dirinya berguna untuk banyak orang. Menjadi hamba-Nya yang bermanfaat untuk alam semesta, dapat membahagiakan orangtua, dan ikut berperan dalam kebangkitan Islam.
Hingga akhirnya tak lama setelah diminta untuk leading umroh, Edvan pun di undang untuk mengisi training di Dubai, Singapore, dan Malaysia.
Sepulangnya dari umroh, ide bisnis baru pun ia realisasikan. Edvan akhirnya memulai usaha baru dibidang kuliner dengan mendirikan Kautsar Dimsum. Tak lebih dari 6 bulan, tepatnya pada pertengahan 2013. Kautsar Dimsum sudah memiliki cabang hingga 15 di Jabodetabek, dan dapat mengumpulkan omset di akhir tahun hingga mencapai angka1,3 Milyar lebih.
Omset besar tersebut mampu diraih, setelah sebelumnya Edvan memiliki ide dan menerapkanm konsep akselerasi bisnis. Dengan bermodalkan proposal penawaran kerjasama, untuk Dimsum Booth. Dimana booth yang ditawarkan adalah booth ukuran kecil, dan digunakan sebagai paket kemitraan selama tiga tahun.
Untuk biaya kemitraannya Edvan membuka harga 15 juta, dimana dengan dana tersebut calon mitra akan mendapat hak usaha, produk, booth, perlengkapan jualan, marketing tools, pelatihan karyawan, dan keuntungan usahanya 100% untuk mitra. Edvan membuat BEP dan PBP nya, dirinya menjanjikan PBP dapat diraih hanya dalam waktu 3-4 bulan, jika mitra mampu menjual produk perhami minimal 100 porsi.
Modal yang dibutuhkan Edvan untuk memberi berbagai kelangkapan untuk mitra-mitranya adalah 6 juta. Sehingga jika ada satu mitra yang ingin begabung dengannya, maka saat itu juga ia memperoleh keuntungan hingga 9 juta rupiah per mitranya.
Dengan yakinnya kualitas dimsum yang ditawarkan, akhirnya dalam usahanya menwarakan kemitraan pada para pelanggan di acara-acara arisan dan pengajian, pertama kalinya Edvan langsung memperoleh 5 calon mitra yang mendaftar. Sehingga secara otomatis, Edvan langusng mendapat keuntungan 45 juta saat itu juga.
Akhirnya setelah satu bulan mendaftar sebagai mitra, para pendaftar mitra tersebut pun sudah bisa menjalankan usahanya. Tentu saja sebulan sebelumnya Edvan haru sangat bekerja keras, mulai dari membuat booth, mengurus perizinan, membeli berbagai perlengkapan dan lai-lain. Dimana hal-hal tersebut ia berikan juga kepada timnya yang berjumlah 3 orang, untuk mengerjakannya.
Sementara timnya mengerjakan berbagai perlengkapan untuk calon mitra baru, Edvan memfokuskan dirinya untuk menginvestasikan keuntungan yang telah didapatkannya untuk penyediaan tempat. Hingga akhirnya ia berhasil mendapatkan satu ruang kosong gudang Indomart di daerah Depok.
Setelah ngobrol-ngobrol dengan pemilik tempat,akhirnya mengizinkan tempat tersebut untuk digunakan. Karena pemiliknya merasa sayang kalau ruang berukuran 4 X 6 , tersebut hanya menjadi gudang. Akhirnya suangan tersebut di renovasi oleh Edvan, dan membayar satu juta pada pemiliknya, serta tetap menjual beberapa barang dagangan yang pemiliknya jual.
Berkat bangunan tersebut akhirnya, Edvan dan timnya berhasil membuka outlet pertama semi resto Kautsar Dimsum Depok. Dalam grand openingnya, tak lupa Edvan pun mengundang calon-calon mitranya, untuk ikut terlibat dalam kegiatan membahagiakan tersebut.
Akhirnya setelah acara opening, barulah setelah itu Edvan mulai mengirimkan booth dan berbagai peralatan, sembari membawa laporan keuangan outletnya sebagai rujukan calon mitra.
Mitranya awal-awal jualan ada yang di depan Alfamart/Indomart, kantin sekolah dan lain-lain. Dan hanya dalam waktu kurang dari 5 bulan, maka kodal mereka sudah bisa balik, termasuk Edvan tentunya. Melihat omset hitungan bulan yang sudah cukup besar, Bersama timnya yang terdiri dari 3 orang laki-laki, dan satu orang perempuan, akhirnya Edvan kembali membuka gelombang kemitraan untuk kedua kalinya.
Usaha Kembali Bangkrut Mengantarkannya Pada Ikatan Pernikahan Hingga Kesuksesan Gemilang

Pada akhirnya dengan semangat yang membara Edvan dan timnya dapat membuka dimsum di 15 titik di Jabodetabek, dan Tasikmalaya mulai dari yang iasa sampai yang besar.
Ditahun pertama omsetnya sekitar 1,4 Milyar rupiah. Namun ditahun kedua teamnya rupanya belum mampu memegang uang dalam jumlah banyak, Terlebi saat itu jadwal dan training Edvan sedang sangat padat-padanta, sehingga dirinya kehilangan kontrol terhadap usahanya itu.
Dampaknya adalah keuangannya bocor, hutang sana sini, team pada kabur kecuali satu orang, yaitu tim wanita. Wanita tersebut pulalah yang telah memperkenalkan pertama kali, dimsum pada Edvan. Akibat hal tersebut, maka akhirnya hal itu sangat berimbas pada mitra usahanya. Mereka merasa ditelantarkan, dan merasa di rugikan.
Keadaan ini akhirnya sampai membawa Edvan pada situasai terjepit, Hingga pada tahun 2014 hutangnya mencapai angka rausan juta, padahal saat itu dirinya merasa tidak pernah pinjam uang. Mesnsiasati hal tersebut akhirnya dirinya berpikir keras untuk merubah strategi bisnisnya tersebut.
Edvan Muhammad Kautsar Berani Menikah Saat Kuliahnya Baru Semester 6 dan Memiliki Banyak Hutang

Ditinggal oleh tim-timnya, akhirnya Edvan memutuskan menikahi satu tim wanitanya yang masih selalu setia bertahan, dalam keadaan apapun. Jadi saat itu Edvan menikahi istrinya tersebut tidak dengan membawa banyak materi, justru sebaliknya saat dirinya banyak memiliki hutang.
Dengan keyakinannya yang kuat, jika Allah akan memberikan rezeki pada orang yang menikah karena-Nya, maka Edvan sangat optimis merealisasikan keputusannya itu.
Pernikahannya pun sangat sederhana, dirinya hanya walimah di rumah bersama keluarga dan tetangga. Bahkan saking sederhananya pernikahan tersebut tanpa menggunakan pelaminan sama sekali, mereka melangsungkan pernikahannya hanya dengan duduk syukuran.
Setelah pernikahannya dilangsungkan benar saja, rezeki dari Allah terus di datangkan . Hingga akhirnya hutang-hutang Edvan lunas satu persatu. Bahkan ada juga seseorang yang mengajaknya ketemuan, ketika bertemu orang tersebut Edvan yakin akan menagih hutangnya. Namun siapa sangka, Allah telah merubah hati dan pikirannya menjadi sangat baik dan lembut. Hal ini dibuktikan dengan dirinya mengikhlaskan semua hutang Edvan kepadanya, yang berjumlah total hingga 80 juta.
Setelah itu Edvan semakin yakin akan janji-Nya benar kita itu fakir, dan setelah menikah maka barulah kita akan di kayakan.
Setelah menikah akhirnya Edvan dan istri merubah strategi bisnisnya. Ia jadikan bisnis dimsumnya sebagai sampingan saja, dan lebih fokus pada training dan seminar yang omsetnya tidak kalah besar dengan usaha dimsum. Namun bukan berarti tutup, Edvan hanya mengubah konsep, ia hanya menjadi suplayer, dan mitra yang mau melepaskan merk pun Edvan persilahkan.
Dengan hal itu maka para mitra tidak perlu lagi ada iuran pertiga tahun, dan terlepas dari tanggung jawab apapun terhadap kautsar dimsum. Hal ini dikarenakan Edvan, hanya bertindak sebagai supplier sehingga masalah harga dan buka cabang di manapun itu mutlak menjadi pilihan mitra.
Dengan hal tersebut, maka para mitra pun sangat senang dan lega. Tentu saja karena mereka akan bebas dari berbagai tanggung jawab seperti saat menjadi mitra dulu.
Setelah itu melalui seorang teman, Edvan mencoba kembali membuka kerjasama untuk supply sosis, dimsu dan lain-lain kebeberapa resto dan hotel.
Akirnya saat Edvan berada di bangku kuliah semester 9, anak pertamanya pun terlahir, dan diberinya nama Emily Maylafaisha Kautsar.
Dimana maknanya berarti, Anak raja yang rajin membawa kebahagiaan dan nikmat yang banyak.
Setelah itu akhirnya kautsar dimsum tak lagi dijual untuk umum. Edvan pun menjalankan sistem kuliner tersebut sambil terus fokus berkarier menjadi motivator dan trainer.
Saat ini setiap ahrinya undangan berdatangan ke Kautsar Training Management. Tentu dengan begitu untuk hal finansial, Edvan dan keluarganya tidak merasa kebingungan lagi.Bahkan mungkin bingung untuk menghabiskannya, hehe...
Sebuah pelajaran yang sangat berharga mengetahui sejarah panjang dari kesuksesan Edvan Muhammad Kautsar ini. Dan kembali lagi kita di ingatkan untuk tidak hanya melihat kesuksesannya saja. Namun kita harus senantiasa melihat proses perjuangan untuk meraih kesuksesannya tersebut. Insya Allah jika kita mampu meniru berbagai hal dari proses-proses tersebut maka kesuksesan itu pun akan menjadi milik kita.
Semoga berguna dan menginspirasi
Salam Kepedulian
Sumber :
Halaman Facebook : Edvan M Kautsar Official


Post a Comment for "Catatan Sejarah Luar Biasa ! Edvan Muhammad Kautsar Motivator Termuda Se Asia"
Komentar